Tetap Eksis Menjadi Entrepreneur Di Masa Pandemi Covid

Untuk mendukung kesuksesan bisnis online, pemahaman tentang digital advertising juga dibutuhkan oleh pelaku bisnis. Alasannya, 82% konsumen akan melakukan riset produk atau jasa secara online. Sayangnya, belum banyak pebisnis yang menguasai digital advertising dengan baik. Agus Samsuddin, Ketua Muhammadiyah Covid-19 Command Center menyatakan bahwa PP Muhammadiyah mengajak masyarakat untuk bersolidaritas untuk membantu warga yang terdampak pandemi corona, baik di bidang ekonomi maupun kesehatan.

Bisnis mahasiswa saat corona

Gencil News – VOA – Pelajar dan mahasiswa di seluruh dunia, termasuk di antara lapisan warga yang berjuang untuk bisa bebas dari penyakit COVID-19 dengan mengupayakan vaksinasi. Imbauan dari ketua PBNU sangat baik untuk dilaksanakan, tak hanya bagi nahdliyin tetapi juga bagi seluruh WNI. Pasalnya, saat pandemi banyak yang keok dan terengah-engah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, karena gajinya dipotong oleh perusahaan. Sehingga jika banyak yang beramal dan memberi perhatian, mereka bisa terselamatkan dari jurang kemiskinan.

Tidak perlu bacaan yang topiknya berat, Anda bisa membaca novel romantis, buku motivasi, buku tentang perjalanan, atau komik sambil diiringi alunan musik instrumental yang memberikan efek relaksasi. Tidak perlu jauh-jauh ke bioskop, Anda bisa menghabiskan waktu selama social distancing di rumah dengan menonton film atau serial favorit melalui aplikasi layanan streaming. Jika bosan dengan film-film mainstream, Anda bisa mencoba menonton film-film dokumenter yang tentunya dapat menambah wawasan pengetahuan.

Dalam keadaan seperti ini, pembimbing sebagai correspondence writer harus turun tangan, mengingat mahasiswa sudah lulus dan sedang berusaha mencari kehidupan barunya setelah menjadi sarjana. Batas waktu revisi yang diberikan tidak cukup untuk merombak complete, maka kami minta perpanjangan dan disetujui. Semoga kedua artikel tersebut dapat terbit di bulan Juni 2020 ini sesuai kala terbitnya jurnal tersebut. Selama melakukan pembelajaran di rumah, terdapat banyak sekali ‘gangguan’ yang mengganggu proses pembelajaran. Godaan untuk menonton video, mengakses media sosial, hingga membaca-baca konten berita. Dengan project-based studying sebagai salah satu unggulan Universitas Prasetiya Mulya, mahasiswa akan diterjunkan langsung untuk berpartisipasi ke dalam berbagai ragam ajang nyata agar memiliki pengalaman kerja lapangan.

Konsumen juga banyak membeli kosmetik dan rentetan produk merawat diri serta wajah di tengah pandemi. Penjualan produk-produk di kategori kesehatan kabarnya meningkat hampir 2,5 kali lipat menurut Tokopedia. Masker danface defend jadi dua barang yang paling banyak konsumen cari. Sementara itu, di Twitter, vitamin jadi barang yang paling laris dari kategori yang sama. Di Tokopedia, penjualan produk kategori Rumah Tangga meningkat lebih dari 2 kali lipat.

Pada masa pandemi usaha fotokopi mengalami penurunan yang cukup drastis. Banyak mahasiswa dan pelajar yang menggunakan aplikasi pengganti khususnya sebagai scanner. Camscanner merupakan aplikasi berbayar yang saat ini sedang digandrungi oleh masyarakat khususnya mahasiswa.